Bismillah. Allahumma Barikhlana fi Rajaba, wa Sya’bana wa balighna Ramadhan.
Rajaba, Sya’bana dan Ramadhan. Ada apa dengan ke tiga bulan ini? Duduk di depan PC di lantai 3 gedung Politeknik Batam sambil mengamati monitor yang menampilkan sesaknya friendster dan facebook. Tidak ketinggalan menyimak lantunan Qur’an yang dibawakan Al-Ghomidi dengan pemutar AIMP2 semakin membuat hati ini terus bertanya apakah kemuliaan bulan-bulan ini.
Sesaat kemudian teringat setahun yang silam, apa yang kuperbuat dibulan-bulan ini. Dua tahun, tiga tahun, empat tahun, lima tahun, bahkan sepuluh tahun yang silam, aku terus bertanya, “Apa yang kulakukan saat?”. Teringat disaat yang ada sepuluh tahun lalu, tidak hadir di sembilan tahun yang lalu. Yang ada di sembilan tahun yang lalu tidak semuanya ada di delapan tahun yang lalu. Yang ada di delapan tahun yang lalu, tidak lagi hadir di lima tahun yang lalu, hmm…. seprpertinya aku ingat tiba-tiba ternyata yang ada di bulan yang sama di satu tahun yang lalu tidak ada lagi di bulan ini. Masya Allah…Inikah yang sementara itu? Inikah yang tidak kekal itu? Inikah janji Allah dalam Qur’an itu?. Alhamdulillah, ups. sudah masuk waktu maghrib. Tinggal dulu ah. Saatnya ketemu yang mengadakan dan yang meniadakan semuanya itu. Loh, kok tahu? yaaah, kuno lo, kalau tidak tahu, silahkan buka surah Ar-Rahman ayat 1-5 aja baca pasit lo faham sendiri, dah dulu ya. Assalamu ‘alaikum wr.wb. Pembaca yang budiman.